Tidak Kantongi Izin, 5 Tempat Karaoke Ditutup Paksa

  • Whatsapp

tajukuria.com, Grobogan – Tim Polres Grobogan dan Instansi terkait (Kodim, Satpol PP, Dinas Perijinan dan Dispora Kabupaten Grobogan) memeriksa lima tempat hiburan malam Jumat (9/11).

Mereka menyisir tempat tersebut untuk menegakkan peraturan daerah Kabupaten Grobogan Nomor 15 tahun 2014 tentang Ketertiban Umum.

Bacaan Lainnya

Loading...

Razia gabungan yang dilakukan dari pukul 22.00 hingga 01.40 menyisir di dua kecamatan yaitu Gubug dan Godong. Kegiatan ini juga Mengantisipasi peredaran miras dan narkoba jelang tahun Baru, Polres Grobogan menggelar Razia disejumlah tempat karaoke.

“Dalam menyambut pergantian tahun baru, jajaran Polres Grobogan dibantu instansi terkait menggelar Operasi Cipta Kondisi dengan tujuan, untuk mewujudkan situasi Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif, aman, nyaman, terkendali, serta terjauhkan dari kemunculan hal-hal negatif yang tidak diinginkan yang dapat mengganggu kamtibmas di wilayah Grobogan,” jelas Kasat Reskrim AKP Andi Mohammad Akbar Mekuo saat memimpin kegiatan tersebut.

Baca juga !  Polres Grobogan Sosialisasikan Larangan Penggunaan Jebakan Tikus Beraliran Listrik

Selama menyisir, petugas memasuki setiap ruangan karaoke. Lalu memeriksa setiap kartu identitas tamu di dalam ruangan. Hingga melakukan pemeriksaan minuman keras (miras).

Para pengunjung dan pekerja karaoke (PK) diperiksa intensif identitasnya. Mereka mendapat beberapa pertanyaan dari petugas. Dari Hasil pemeriksaan, petugas menemukan puluhan botol miras berbagai jenis dari lima tempat karaoke. Tim tidak menemukan Narkoba, obat-obatan berbahaya dan wanita pemandu di bawah umur.

Baca juga !  Jelang Nataru Polres Blora Musnahkan Ribuan Botol Miras

Kepada pengelola dan pengunjung serta para pemandu lagu di rumah karaoke, diberikan pengarahan dan pembinaan agar menjauhi segala jenis narkotika, pemakaian dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, minum miras atau sejenisnya. Karena semua itu, hanya akan menjadikan orang mabuk dan teler, yang ujung-ujungnya menjadi pemicu kemunculan tindak kejahatan.

Juga diserukan, penyambutan tahun baru jangan diidentikkan dengan pesta mabuk-mabukan dengan miras maupun narkoba.

Sementara, setelah dilakukan pengecekkan terkait ijin beroperasi, pengelola atau karyawan tempat karaoke tersebut tidak bisa menunjukkannya. Selanjutnya petugas dari Satpol dan Dinas Perijinan serta Dispora Kabupaten Grobogan dengan tegas menutup ke lima tempat karaoke tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *