Muria Hits

Kamis, 20 Desember 2018 - 01:20 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Suasana kamping di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu. (istimewa)

Suasana kamping di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu. (istimewa)

Tempat Piknik dan Kamping Asyik di Pati Ini Tak Bakal Kuras Dompetmu

TAJUK MURIA, PATI – Siapa bilang Pati tidak punya tempat kamping yang bagus dan asri. Hutan pinus yang berada di Desa Gunungsari, Kecamatan Tlogowungu adalah tempatnya.  Selain disuguhkan dengan pemandangan alam yang hijau, semilir angin bisa membuat para pengunjung betah menikmatinya.

Muhlisin (30) salah seorang yang pernah menikmati sensasi kamping di hutan pinus Desa Gunungsari mengakui hal tersebut. Bahkan dirinya sudah berkali-kali datang ke lokasi itu untuk menikmati syahdunya angin malam.

“Suasana paling indah memang pada saat malam hari. Kita bisa melihat indahnya pemandangan lampu kita dari ketinggian. Selain itu, sepoi angin justru menambah suasana semakin nyaman dan nampak syahdu,” ujarnya.

Untuk fasilitasnya sendiri, menurutnya juga sudah sangat lumayan. Apalagi, dari pihak pengelola juga menyediakan kamar mandi kecil dan gazebo untuk nongkrong maupun ngopi bersama. Suasana akan semakin menarik, lanjut Muhlisin, apabila dibarengi dengan pembuatan api unggun.

Baca juga !  Polsek Margorejo Sisir Praktek Prostitusi Berkedok Salon Kecantikan Dan Panti Pijat

Perpaduan angin yang semilir dan disambut dengan api unggun, membuat tubuh tidak terlalu kedinginan.  Hanya, pada saat pembuatan api unggun ini harus dijaga. Sebab, apabila perkikan api mengenai getah pinus,maka akan sangat mudah terbakar. Karena alasan itulah, pihak pengelola kemudian meminta kepada para pengunjung untuk berhati-hati.

“Kamping tanpa api unggun rasanya memang kurang pas. Pengelola sendiri sudah mewanti-wanti agar kami berhati-hati saat menyalakan api unggun,” ungkapnya.

Lanjutnya, suasana akan semakin sejuk ketika memasuki fajar. Sepoi angin dan kicau burung-burung liar, membuat suasana terasa berbeda. Meskipun agak dingin, tetapi dengan adanya nyanyian burung itu, pengunjung jadi lebih nyaman dan betah.

Baca juga !  Syahdunya Pelesiran di Pantai Bondo Jepara

“Sekali datang ke sini, saya langsung ketagihan. Makanya, saya bersama kawan-kawan kembali kamping di hutan pinus ini,” imbuhnya.

Sementara itu, pengelola wisata hutan pinus Jodi Rustamaji mengatakan, ke depannya di wisata hutan pinus itu akan disediakan tempat untuk camping ground. Saat ini, pihaknya bersama dengan pengelola yang lain tengah mengerjakan hal itu.

“Dalam waktu dekat, kemungkinan lokasi camping ground bisa segera di akses masyarakat. Di lokasi ini, nanti para pengunjung bisa menikmati matarahi terbit,” pungkasnya. (TM/MUN)

Artikel ini telah dibaca 256 kali

Baca Lainnya