Tak Bisa Berenang, Seorang Pria Ditemukan Tewas Terapung di Waduk Kedungombo

  • Whatsapp

TAJUKMURIA.com, Sragen – Seorang warga tewas terapung di kawasan waduk Kedungombo, tepatnya di Dukuh Boyolayar Desa Ngargosari Sumberlawang Kabupaten Sragen Jawa Tengah, cukup mengejutkan, Rabu (23/10/2019).

Korban ditemukan dalam kondisi terapung tak bernyawa pada Senin (21/10/2019) oleh warga. Kapolsek Sumberlawang AKP Fajar dalam keterangannya mewakili Kapolres Sragen Polda Jateng AKBP Yimmy Kurniawan, mengatakan, “korban di ketahui bernama Sudarman (36), Warga Dukuh Kepundung Desa Slendro Kecamatan Gesi Sragen”.

Bacaan Lainnya

Baca juga !  Pasca Libur Natal dan Tahun Baru, Pemohon SIM Membludak
Loading...

Data yang dihimpun dari pihak keluarganya, sebelumnya ia dikatakan berpamitan pergi mancing bersama dua temannya, Joko Riyanto (34) dan Maryudi (35) pada Senin sekitar pukul 08.00 WIB.

Setelah tiba di Waduk Kedung Ombo, ketiganya sempat memancing di lokasi yang sama. Namun setelah 10 menit, Joko dan Maryudi memilih pindah ke lokasi lain.

Setelah berpisah, Joko dan Maryudi kehilangan kontak dengan Sudarman. Namun, sekira pukul 11.30 WIB, warga sekitar dibuat kaget dengan temuan orang terapung di pinggir Waduk Kedungombo.

Joko dan Maryudi pun kaget saat mengetahui jasad tersebut adalah Sudarman yang tak lain teman mereka sendiri.

Baca juga !  Marching Band Santri Meriahkan Rangkaian HUT Ke-74 RI

Mendapat laporan tewasnya Sudarman, Anggota Polsek Sumberlawang langsung meluncur ke lokasi bersama petugas medis dari puskesmas setempat.

Datang pula untuk mengecek kondisi korban, Team Inafis Polres Sragen. Dalam pemeriksaan itu, team tidak menemukan adanya tanda-tanda bekas penganiayaan.

Saat ini, jenazah Sudarman sudah dimakamkan. Polisi menyimpulkan penyebab kematian Sudarman karena tak bisa berenang saat terjatuh ke waduk.

“Korban meninggal dunia karena tenggelam. Hasil pemeriksaan tim medis dari Puskesmas Sumberlawang dan tim Inafis Polres Sragen, tidak ditemukan indikasi kekerasan atau penganiayaan yang mengarah pada pelanggaran pidana,” ujar Kapolsek Nur Fajar.

(Humas Polres Sragen)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *