Ruang Lab Komputer SMK 45 Wiradesa Terbakar, Kerugian Capai Rp 50 Juta

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Pekalongan – Sebuah ruang laborat Komputer milik sebuah Sekolah SMK yang berada di Wiradesa, Minggu (24/11) sore terbakar. Tidak ada korban dalam kebakaran kali ini, namun kerugian materil mencapai 50 jutaan.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan Iptu Akrom, Selasa (26/11/2019) menerangkan bahwa kebakaran diketahui sekira pukul 17.00 wib pertama kali diketahui oleh Haidar seorang pelajar alamat Kauman Wiradesa. Semula saksi sedang duduk di depan rumah namun tiba tiba, mendengar suara letupan di sertai kepulan asap.

Bacaan Lainnya

Baca juga !  Berkat Tiga Hal Ini Jateng Jawara Inovasi Nasional
Loading...

“Saksi usai mendengar letupan saat itu melihat ada api di ruang lab komputer lantai 2 SMK Wiradesa. Kemudian secara spontan Haidar berteriak dan meminta tolong kepada warga sekitar,” katanya.

Kemudian sejumlah warga dan kebetulan ada guru yang saat itu sedang menyaksikan pengecoran bangunan baru di belakang gedung SMK Wiradesa langsung datang setelah mendengar teriakan minta tolong. Warga kemudian datang ke TKP bersama-sama warga dan berusaha memadamkan api menggunakan ember secara manual di bantu oleh tenaga tukang yang sedang melaksanakan pengecoran.

“Sekira pukul 18.00 api berhasil dipadamkan dibantu Pemadam kebakaran dari Kota Pekalongan. Untuk menghindari adanya kobaran api petugas melakukan pendinginan dan memadamkan bara api yang masih menyala,” terangnya.

Baca juga !  Batik Prodo Karya Warga Ungaran Pikat Hati Putri Mahkota Denmark

Adapun anggota Polsek Wiradesa yang datang ke lokasi langsung melakukan pemeriksaan guna mengetahui sumber api yang mengakibatkan kebakaran. Dari keterangan bahwa api diduga berasal dari korsleting arus pendek pada komputer.

“Akibat kebakaran tersebut pihak sekolah mengalami kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta,” imbuhnya.

Adanya kejadian itu ia mengimbau kepada masyarakat agar apabila ruang laboratorium komputer tidak digunakan disarankan untuk mematikan jaringan listrik. Dengan demikian dapat menghindari hal serupa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *