Polisi Ringkus Komplotan Spesialis Pembobol Alfamart dan Indomaret di Rembang

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Rembang – Aparat Kepolisian Resor Rembang Polda Jateng mengamankan tersangka pelaku komplotan pembobol mini market yang sudah sangat meresahkan.

Dua tersangka pelaku pencuri spesialis mini market, masing-masing berinisial HR (31 tahun) warga Kecamatan Sluke, Rembang dan BAP (24 tahun) warga Kudus. Kedua pria yang merupakan teman dekat ini sudah 7 kali membobol mini market Alfamart dan Indomaret di wilayah Kota Rembang. Rinciannya, 2 kali di Indomaret Pasar Banggi, 2 kali di Alfamart Gegunung Kulon dan Alfamart sebelah barat Pasar Rembang.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut bermula dari insiden pembobolan Indomaret Desa Pasar Banggi Rembang. Saat dicocokkan, kasus tersebut sama dengan modus pembobolan yang terjadi di Alfamart Desa Gegunung Wetan Kecamatan kota Rembang.

Baca juga !  Curi Laptop dan Perhiasan, Wanita Asal Bojonegoro diamankan Polisi

“Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya pada hari Rabu tanggal 2 September 2020 sekira pukul 01.30 WIB, unit reskrim Polsek Rembang Kota, bekerjasama dengan Satreskrim Polres Rembang berhasil mengamankan dua orang tersangka,” terang Rongre (16/09) saat Pelaksanaan Press Conference.

Dalam proses interogasi, kedua pelaku mengakui sudah pernah melancarkan aksinya hingga berulang kali. Mereka menyasar toko modern mini seperti Indomart dan Alfamart.

Diantaranya Indomaret Desa Pasar Banggi Kecamatan kota Rembang. Dilakukan sebanyak dua kali, yakni pada tanggal 2 September, dan tanggal 23 Agustus 2020.

Kemudian Alfamart Desa Gegunung Kulon Kecamatan kota Rembang, hingga sebanyak dua kali. Yakni pada tanggal 10 Juli 2020, dan tanggal 5 Agustus 2020 silam.

Baca juga !  Pemkab Kudus Anggarkan Rp16 miliar, Kudus City Walk Segera Terealisasi

Selanjutnya, di Alfamart sebelah barat pasar kota Rembang masuk wilayah Desa Sumberjo, Rembang. Di lokasi ini, mereka beraksi hingga sebanyak 3 kali. 2 kali dilakukan sekitar bulan Juni 2020, dan yang terakhir dilakukan pada tanggal 1 Juli 2020.

“Modus yang digunakan sama antara sejumlah kejadian dan TKP ini. Yaitu dengan mencongkel dan merusak bangunan lewat atap,” papar Rongre.

Kini, keduanya ditahan di ruang tahanan Mapolres Rembang guna penyidikan lebih lanjut. Termasuk seluruh barang bukti hasil tindak pidana pencurian keduanya, kini diamankan di Mapolres Rembang.

“Mereka dikenai Pasal 363 Ayat (1) Ke-3e, Ke-4e Dan Ke-5e Kuh Pidana. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun penjara,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *