Pola Asuh Salah Pemicu Kekerasan pada Anak

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Kudus – Anggota Komisi D DPRD Kudus, Endang Kursistiyani angkat bicara. Mengenai kasus penganiayaan anak di bawah umur yang terjadi di Kecamatan Jati pekan lalu.

Melihat kasus yang ada, wanita yang juga dikenal sebagai aktivis perempuan itu menilai pola asuh anak yang salah menjadi faktor pemicu terjadinya penganiayaan pada anak.

Bacaan Lainnya

Loading...

“Di sana bapak tirinya bilang dia nampar dan memukul buat mendidik anaknya. Ini kan salah. Jadi perlu adanya pembetulan mind set orang tua dalam mendidik anak anak,” papar Endang.

Baca juga !  Diduga Kena Serangan Jantung, Warga Desa Undaan Lor Ditemukan Meninggal Dunia di Sawah

Untuk itu, pihaknya mengajak dinas terkait bersama sekolah agar bisa menggiatkan kembali kegiatan parenting. Diketahui parenting merupakan proses pembelajaran pengasuhan interaksi antara orang tua dan anak. Meliputi aktivitas pemberi petunjuk pada anak, pemberian makanan pada anak dan melindungi anak ketika mereka tumbuh kembang.

Pendidikan karakter yang baik ini diharapkan agar generasi muda yang ada dapat tumbuh sebagai anak yang sehat dan cerdas.

Baca juga !  Ikutan Yuk, 2nd Anniversary KFI Wilayah Pati Gelar Hunting Bareng

“Kalau interaksi antara orang tua dan anak sudah terjalin dengan baik. Saya rasa kasus penganiayaan pada anak bisa ditekan,” ujarnya.

Selain penggiatan parenting, penguatan kepada masyarakat yang mengetahui adanya aksi penganiayaan untuk berani melaporkan juga penting dilakukan. Agar aksi penganiayaan yang diluncurkan pelaku tidak berlarut-larut. Terlebih anak dan wanita merupakan kelompok yang harus dilindungi keberadaannya.

“Kalau dibiarkan kelamaan kasihan korbannya,” ujar dia.

Terkait kerahasiaan dan perlindungan pelapor, Endang menuturkan hal tersebut tidak perlu diragukan lagi.

“Jangan takut lapor. Nanti banyak yang akan melindungi,” pungkas ia. (Him)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *