Tajuk Rembang

Kamis, 20 Desember 2018 - 05:13 WIB

2 tahun yang lalu

logo

 Jenazah bocah yang tenggelam di lubang galian tambang dibawa ke rumah duka. (Foto : dok. Ubaloka)

Jenazah bocah yang tenggelam di lubang galian tambang dibawa ke rumah duka. (Foto : dok. Ubaloka)

Ngenes! Usai Salat Subuh Bocah di Rembang Tenggelam di Lubang Bekas Tambang

TAJUK MURIA, REMBANG – Peristiwa mengenaskan menimpa seorang bocah berusia 10 tahun di Desa Lemah Putih, Kecamatan Sedan, Rembang, Kamis (20/12/2018). Bocah bernama Muhammad Agus Setiandi itu ditemukan sudah tak bernyawa di lubang bekas tambang.

Lubang itu berada tak jauh dari rumahnya. Diperkirakan bocah ini tenggelam saat bermain di lubang bekas galian itu usai salat subuh dan mengaji di masjid setempat.

Korban bermain-main di lubang yang terisi air hujan itu. Namun korban diperkirakan tak bisa berenang sehingga tenggelam.

Baca juga !  Pertamini di Kudus Meledak, Pemilik Kios Ikut Tersambar Api

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rembang, Pramujo kepada wartawan membenarkan hal ini. Ia menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

Menurut dia, dari keterangan sejumlah warga usai mengaji subuh, korban pulang bersama tiga teman temannya melintasi lubang itu.

Korban kemudian bermain air sekaligus mandi di kubangan bekas galian tambang tersebut. Lubang itu lebarnya sekitar 10 meter persegi, dan ketinggian air mencapai 2 meter.

“Semalam turun hujan, sehingga lubang itu terisi air. Korban bersama teman-temannya bermain dan mandi di lubang itu,” katanya.

Baca juga !  Gus Yasin : Santri Itu Ngaji kepada Kiai dan Ponpes, Bukan Google atau Youtube

Saat itu, korban diperkirakan terpeleset dan masuk ke bagian lubang yang paling dalam. Teman-temannya kemudian berteriak minta tolong.

Saat warga berdatangan, tubuh korban sudah tidak kelihatan. Sehingga beberapa warga turun ke lubang untuk mencari keberadaan bocah itu. Beberapa saat kemudian, bocah itu ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.

“Korban sempat dibawa ke PKU Muhamadiyah Pamotan, namun korban dipastikan meninggal dunia. Korban langsung dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya. (TM/MUN)

Artikel ini telah dibaca 111 kali

Baca Lainnya