Tajuk Rembang

Senin, 17 Desember 2018 - 15:22 WIB

2 tahun yang lalu

logo

Pengendara Yamaha Vixion terkapar di tengah jalan setelah tertabrak bus. (Foto : Humas Polres Rembang)

Pengendara Yamaha Vixion terkapar di tengah jalan setelah tertabrak bus. (Foto : Humas Polres Rembang)

Nekat Terobos Lampu Merah, Pemuda di Rembang Terkapar Dihajar Bus

TAJUK MURIA, REMBANG – Apa yang dilakukan pemuda ini jangan sekali-kali ditiru. Gara-gara kecerobohannya, ia harus menderita lantaran mengalami luka cukup parah setelah dihajar mikrobus di Perempatan eks Stasiun, Jalan Kartini, Rembang.

Pemuda bernama Ahmad Kholisudin (19) warga Desa Katangi, Kecamatan Pamotan, Rembang, itu tertabrak bus lantaran nekat menerobos lampu merah. Beruntung pemuda itu tak kehilangan nyawa, meski terlibat kecelakaan yang sangat keras.

Tabrakan ini sendiri terjadi pada Senin (17/12/2018) sekitar pukul 14.00 WIB. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP)Satlantas Polres Rembang diketahui jika saat itu, Ahmad Kholisudin yang mengendarai Yamaha Vixion berjalan dari arah utara ke selatan.

Baca juga !  Nelayan Temukan Mayat Mengapung, Tim Gabungan Sisir Sekitar Lokasi

Saat itu lampu lintas sudah menyala merah, namun korban tetap memacu kendaraanya. Sementara di saat bersamaan sebuah mikrobus yang di kendarai Narno (40) warga Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, Rembang, melaju dari arah timur dan belok ke kanan.

Karena jarak sudah sangat dekat, tabrakan pun tak bisa dihindarkan. Ahmad Kholisudin terpental dari kendaraanya dan terkapar dijalanan. Suara benturan terdengar sangat keras, hingga membuat warga di sekitar lokasi kejadian kaget.

”Korban tergeletak di tengah jalan, menderita luka lecet dan cidera kepala. Selanjutnya korban dibawa menuju Rumah Sakit dr R Soetrasno Rembang,” kata Kepala Unit Laka Satlantas Polres Rembangm Ipda Ryan Mitha Pangesty, Selasa (18/12/2018).

Baca juga !  Curi Laptop dan Perhiasan, Wanita Asal Bojonegoro diamankan Polisi

Ia juga menjelaskan, pihaknya sudah mengamankan barang bukti dua kendaraan yang terlibat tabrakan. Sopir mikrobus dan sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan untuk kepentingan penyidikan.

”Kami imbau waspada ketika lewat di perempatan jalan. Mohon dipatuhi, kalau kuning harus hati–hati, karena sebentar lagi warna merah. Apalagi ketika sudah berwarna merah diterobos, tentu akan sangat berisiko memicu kecelakaan,”  pungkasnya. (TM/MUN)

Artikel ini telah dibaca 123 kali

Baca Lainnya