Mulai 2020, Pengelolaan Dana Desa di Pati Melalui Bank Jateng

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Pati – Pemerintah Kabupaten Pati, meminta pemerintah desa mengalihkan rekening untuk menyimpan dana desa, alokasi dana desa maupun dana lainnya dari rekening lembaga perbankan lain untuk dialihkan ke Bank Jateng demi memudakan koordinasi.

“Sesuai aturan, pemerintah desa tidak boleh membuka dua rekening. Sehingga mulai tahun 2020 dari dana desa, alokasi dana desa masuknya ke rekening Bank Jateng,” kata Bupati Pati Haryanto saat sosialisasi pengalihan rekening ke Bank Jateng di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis(26/12).

Bacaan Lainnya

Loading...

Ia mengatakan untuk penghasilan tetap yang awalnya di Bank Jateng, nantinya akan berpindah ke PT BPR Bank Daerah.

Baca juga !  Rugikan Negara 578,2 Juta, Mantan Kades Sumber Akhirnya Ditahan

“Sebelumnya antara kepala desa dan camat, ingin saling berbagi tugas bahwa pada saat itu ada sejumlah desa yang terlayani di PT BPR Bank Daerah, kemudian disepakati tujuh kecamatan, ” ujarnya.

Kebijakan terbaru, kata bupati, untuk menindaklanjuti bahwa apabila ada bantuan yang hendak diserahkan ke desa, pihak kementerian tahunnya disimpan di Bank Jateng.

Bupati menghimbau pemerintah desa agar dapat mengelola keuangan dengan baik serta tidak lupa melibatkan pihak terkait seperti perangkan desa, BPD, tokoh masyarakat dan lainnya.

Sementara itu, Direktur Bank Jateng Cabang Pati Isnu Widyantoro mengungkapkan bahwa hal itu dilakukan sebagai bentuk pembagian peran maupun tanggung jawab antara Bank Jateng dan PT Bank Daerah Pati.

Pasalnya, mengelola DD, ADD dan yang lain ini memang cukup berat, lantaran alokasi DD maupun ADD nilainya tergolong besar.

Baca juga !  Hindari Penyelewengan, Bhabinkamtibmas Polsek Kunduran Awasi Proyek Dana Desa

“Tentunya membutuhkan pertanggungjawaban dan akuntabilitas yang baik, ” ujarnya.

Dana desa dan ADD, lanjutnya, akan menjadi tanggung jawab Bank Jateng, sedangkan untuk Siltap akan menjadi tanggung jawab bank daerah.

“Bagi pemerintah desa yang punya simpanan masih tetap jalan. Namun kalau mau ambil lagi langsung ke bank daerah. Kami berbagi peran. Dan apabila nanti bank daerah kurang uang bisa datang ke Bank Jateng,” ujarnya.

Adapun 7 kecamatan yang mengalami pengalihan rekening tersebut ialah, Kecamatan Juwana, Kecamatan Batangan, Kecamatan Jaken, Kecamatan Tayu, Kecamatan Trangkil, Kecamatan Gembong dan Kecamatan Winong. Yang semula rekening desa nya ialah PT. BPR akan beralih ke Bank Jateng.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *