Diduga Maling Ayam di Pati, Pria Ini Digebuki Sampai Mati

  • Whatsapp
Pria yang diduga maling ayam dihakimi sampai tewas. (istimewa)
Pria yang diduga maling ayam dihakimi sampai tewas. (istimewa)

TAJUK MURIA, PATI – Kasus main hakim sendiri kembali terjadi. Seorang laki-laki yang terpergok tengah mencuri dua ekor ayam di Desa Dumpil, Kecamatan Dukuhseti, Pati dihajar massa hingga meregang nyawa, Sabtu (12/1/2019) dini hari.

Pria yang dihakimi massa itu diketahui berinisial IR (42) warga Desa Ngangel, Kecamatan Dukuhseti, Pati. Pria ini meninggal seketika, karena mengalami luka yang sangat serius di sekujur tubuhnya.

Bacaan Lainnya

Baca juga !  Bupati Haryanto : Jadi Kades Tak Cukup Hanya Bermodalkan Pengalaman
Loading...

Kapolres Pati AKBP Jon Wesly Arianto melalui Kapolsek Dukuhseti, AKP Sunaryo membenarkan peristiwa itu. Menurut dia, aksi main hakim itu terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.

Lokasi pengeroyokan berada di tanggul Sungai Tempur atau Kali Pekeng yang merupakan perbatasan antara Desa Dumpil dan Desa Ngagel.

Ia menyatakan, pihaknya mendapat laporan dari kades Ngagel tentang adanya seseorang yang tertangkap mencuri ayam. Namun ketika polisi sampai di lokasi, orang yang diduga sebagai pencuri itu telah tak bergerak.

“Mendapat laporan itu, petugas langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mendapati korban sudah tergeletak,” katanya.

Baca juga !  Diduga Korsleting Listik, Empat Rumah di Winong, Pati Ludes Terbakar.

Ia menyebut, polisi sempat membawa pria yang tergeletak itu ke Puskesmas Dukuhseti, untuk mendapat perawatan medis. Namun saat diperiksa, lelaki itu dinyatakan sudah meninggal dunia.

“Para pelaku melakukan kekerasan terhadap korban secara bersama-sama yang menyebabkan korban meninggal dunia,” ujarnya. 

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa dua ayam yang sebelumnya dicuri oleh korban serta pakaian korban. 

Untuk melengkapi proses penyelidikan, jenazah korban dikirim ke RSUD Soewondo Pati untuk menjalani autopsi. (TM/MUN)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *