Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Diterjang Angin, Belasan Murid Luka-luka

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Sragen – Dahsyatnya tiupan angin putting beliung melanda Sragen. Angin yang terjadi pada Rabu (20/11/2019) siang pukul 14.30 Wib, bahkan meruntuhkan bangunan SMK Negeri 1 Miri Sragen.

Runtuhnya bangunan sekolah tersebut, mengakibatkan beberapa siswa menjadi korban. Hal tersebut disampaikan Kapolres Sragen Polda Jateng dalam keterangannya melalui Kapolsek Miri AKP Marsidi saat melakukan evakuasi korban di lokasi.

Bacaan Lainnya

Loading...

Dalam keterangannya, AKP Marsidi langsung menuju lokasi kejadian, sesaat setelah bencana dahsyat tersebut di laporkan.

Baca juga !  Gandeng Kodim 0721/Blora, Satnarkoba Polres Blora Gelar Penyuluhan Narkoba di lokasi TMMD Sengkuyung

Dikabarkan bahwa ada belasan anak menjadi korban dan di larikan ke beberapa rumah sakit. Rata rata korban mengalami luka pada bagian kepala dan patah tulang akibat tertimpa bangunan hall sekolah SMK yang roboh akibat terlibas angin putting beliung.

Peristiwa bermula saat belasan anak SMK tersebut tengah mengikut kegiatan belajar mengajar, praktek pengelasan di lapangan tenis yang berada di samping grand hall SMK.

Mendadak cuaca berubah, turun hujan di sertai angin kencang. Para siswa kemudian berlindung di hall, aula berbentuk limasan tanpa dinding beton berukuran 12 kali 14 terbuat.

Kejadian itu di ketahui oleh guru sekolah. Dari keterangan yang di himpun, guru sekolah tersebut sempat melihat hall goyang seperti mau roboh. Ia kemudian memperingatkan para siswa untuk tidak berteduh di grand hall tersebut.

Baca juga !  Polisi Amankan Pria Pembobol Kotak Amal di Sukoharjo

Namun nahasnya, belum sempat para siswa pindah tempat, angin sudah merobohkan bangunan itu, dan menimpa para siswa yang tengah berteduh.

Kapolsek menguraikan hingga berita ini di terbitkan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. beberapa siswa yang menjadi korban mengalami luka luka masih menjalani perawatan. Rata rata mereka terluka pada bagian kepala dan patah tulang, akibat tertimpa material. Mereka kemudian di larikan ke beberapa rumah sakit, di sragen dan solo.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *