Angkernya Pasar Dieng Gunung Lawu, Pendaki Hilang Setelah Adu Cepat Lawan Gadis Misterius

  • Whatsapp
Pendaki di Sabana Gunung Lawu. (Phinemo)
Pendaki di Sabana Gunung Lawu. (Phinemo)

TAJUK MURIA, SOLO – Seorang pendaki asal Kabupaten Magelang, Alvi Kurniawan hilang di Gunung Lawu, saat melakukan pendakian di pergantian tahun. Pemuda asal Desa Mejing, Kecamatan Candi Mulyo Kabupaten Magelang ini hilang setelah balapan dan adu cepat menuju puncak dengan seorang gadis.

Gadis itu ditemuinya dalam perjalanan mendaki. Namun gadis itu berhenti di Pasar Dieng, kawasan Gunung Lawu, yang dikenal sebagai pasar setan.

Gadis itu berhenti di kawasan itu karena kecapekan dan tak kuat lagi mendaki. Namun ada yang mengait-ngaitkan dengan misteri gadis misterius di Pasar Dieng tersebut.

Pasar Dieng letaknya berada di kawasan saat menuju puncak Kentheng Songo. Ada sebuah kisah tentang pendaki yang bertemu dengan sosok gadis misterius pencinta alam yang meninggal saat pendakian dan dipercaya sebagai penunggu kawasan tersebut.

Sosok gadis ini mengajak pendaki berputar-putar di kawasan yang sama dan beristirahat persis di pinggir jurang yang bisa saja menjatuhkan pendaki ke jurang itu.

Sebelum hilang, Alvi bersama enam temannya mendaki melalui jalur Candi Cetho, Karanganyar. Jalur ini juga dikenal cukup angker dan treknya terjal.

Baca juga !  Puluhan Sepeda Motor Knalpot Bising Diamankan Petugas

Mereka memulai pendakian pada Senin (31/12/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. Pada malam harinya, sebelum sampai pos lima rombongan ini berhenti untuk mendirikan tenda.

Hari berikutnya, Selasa (1/1/2019) mereka melanjutkan pendakian. Dua orang mendaki terlebih dahulu, dan sisanya menyusul kemudian.

Koordinator Humas Pos SAR Surakarta, Yohan Tri Anggoro mengatakan, di tengah perjalanan pendakian yakni di kawasan Sabana, tiga orang yang di dalamnya termasuk Alvi bertemu dengan pendaki perempuan. Ia mengaku berasal dari Wonosobo.

Pendaki perempuan itu kemudian menantang untuk adu cepat menuju puncak. Namun hanya Alvi yang meladeni.

”Subyek (Alvi-red) dan pendaki asal Wonosobo ini pun akhirnya balapan naik ke puncak. Hadiah bagi siapa saja yang menang, ditraktir di warung Mbok Yem yang ada di puncak,” katanya.

Tim SAR Gabungan Dikerahkan

Namun kedua orang ini yang balapan ini tak pernah sampai di puncak. Teman korban ada yang mengaku bertemu dengan pendaki perempuan itu.

Baca juga !  Kehabisan Uang, WNA Asal Afrika Nekat Bobol Konter HP di Nusukan Solo

Saat itu pendaki perempuan itu menyebut, jika ia dan Alvi berpisah di Pasar Dieng. Alasanya, perempuan itu kelelahan dan sudah tidak kuat mendaki, sementara Alvi tetap melanjutkan perjalanan.

Namun teman-teman Alvi yang sudah menunggu lama di puncak tak juga menemui pemuda itu. Setelah ditunggu hingga hampir malam, mereka memutuskan untuk turun dan melaporkan hilangnya pemuda itu.

Proses pencarian dilakukan pada Kamis (3/1/2019) pagi dengan menyusuri sejumlah titik. Tim dikerahkan untuk menyisir melaluiCemoro Sewu dan Posko Candi Cetho. Kemudian juga ke arah Hargo Dalem dan turun menyebar.

“Begitu menerima laporan, kami pun langsung melakukan penyisiran ke puncak Gunung Lawu dan jalur pendakian. Kendala terberat yang dihadapi tim evakuasi ini, selain kabut tebal, juga hujan yang turun,” terangnya.

Hingga saat ini proses pencarian masih dilakukan tim SAR gabungan, namun belum mendapatkan hasil. (TM/MUN)

Pos terkait