Aneh Bin Ajaib.!! | Misteri MAKAM MENGAPUNG DI TENGAH LAUT !!

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Demak – Penyebaran agama Islam di Pulau Jawa memang tak terlepas dari Sunan Kalijaga. Namun di kota yang terkenal dengan sebutan Kota Wali yaitu Demak terdapat nama Syekh Abdullah Mudzakkir atau akrab dipanggil Mbah Mudzakkir yang cukup dikenal di kalangan santri di wilayah Demak dan sekitarnya dalam menyebarkan syiar agama Islam.

Uniknya makam dari Mbah Mudzakkir yang terletak di kawasan Pantai Sayung Demak ini berada di tengah laut . Syekh Abdullah Mudzakir lahir di Dusun Jago, Desa Wringinjajar, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak pada tahun 1869 silam. Pada tahun 1900 ia menetap di Tambaksari, Bedono Demak dan menikah dengan Nyai Latifah dan Nyai Asmanah. Beliau dikabarkan banyak berguru dengan beberapa ulama di berbagai daerah salah satunya dengan Syekh Soleh Darat. Selang beberapa tahun kemudian, beliau menikah lagi dengan Nyai Murni dan Nyai Imronah.

Baca juga !  Gerakan Mageri Segoro Tanam 4.000 Mangrove di Morosari

Bacaan Lainnya

Loading...

Dari ke empat istrinya Mbah Mudzakir dikaruniai 18 anak. Selain kemasyhurannya di kalangan santri Demak, terdapat kebesaran Allah yang diberikan kepada Syekh Abdullah Mudzakkir yaitu makam yang tidak terendam air laut sekalipun makam tersebut berada di tengah pantai Sayung Demak. Tak hanya makam Mbah Mudzakir saja yang tidak terendam air laut, beberapa makam anggota keluarganya yang terdiri dari istri dan anak-anaknya pun aman dari rendaman air laut. Maka tak mengherankan, jika makam Syekh Abdullah Mudzakkir dan keluarganya dianggap keramat bagi warga sekitar maupun pengunjung yang berziarah ke makam tersebut.

Nah, bagi siapa saja yang ingin berziarah, peziarah harus berjalan sepanjang 700 meter yang samping kanan kirinya adalah air laut. Wah menegangkan juga ya.. Diceritakan bahwa Dusun Tambaksari tempat makam Mbah Mudzakir berada dulunya adalah sebuah daratan yang kemudian terus menerus terkena banjir rob air laut sehingga menenggelamkan daratan yang berada di daerah tersebut.

Baca juga !  Pencuri Spesialis Rumah Kosong Dibekuk Resmob Polres Demak

Hal tersebut diyakini karena semasa hidup Mbah Mudzakir yang berbudi luhur menyebarkan syiar agama Islam serta sangat berjasa dalam membangun akhlak warga setempat. Konon Mbah Mudzakir juga menguasai ilmu kanuragan dan kebal terhadap berbagai senjata loh Sobat Juna sehingga beliau kerap diminta warga untuk menyembuhkan penyakit. Namun, beliau sama sekali tak meminta imbalan atas apa yang dilakukannya. Sehingga Syekh Abdullah Mudzakir semakin dikenal banyak orang karena keahlian dan keikhlasannya tersebut. Mbah Mudzakir meninggal dunia pada tahun 1950 pada usia 81 tahun.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *