5 Tempat Wisata di Pati Terbaru & Paling Hits Dikunjungi

  • Whatsapp

Inilah Rekomendasi Tempat Wisata Populer di Pati, Jawa Tengah. Destinasi Wisata Alam Terbaru, Populer & Paling Hits yang Kaya Pesona, Wajib Anda Eksplor untuk Liburan yang Berkesan.

Setiap kota di Indonesia memang selalu menghadirkan pesona tersendiri. Berada di Jawa Tengah, Anda bisa mengunjungi beragam destinasi wisata di Pati terbaru dan paling hits. Bisa dikatakan kota satu ini memang belum banyak dikenal sebagai destinasi wisata dibandingkan kota lainnya.

Bacaan Lainnya

Loading...

Padahal Pati juga mampu menghadirkan daya tarik yang tak kalah dengan lainnya, yang bisa membuat liburan Anda semakin seru dan menyenangkan. Untuk mengintip keindahannya, Anda bisa mengunjungi beberapa tempat wisata di Pati yang paling hits dalam ulasan berikut.

  1. Alun Alun Pati

Asyiknya Nongkrong di Alun Alun Pati Yang Baru, Tempat Wisata Terindah – ALun-alun Pati sejak dulu sudah menjadi salah satu lokasi favorit warga masyarakat Pati yang ingin menghabiskan waktu terutama di malam hari. Alun-alun Pati dulunya banyak sekali dipenuhi para pedagang asongan. Pedagang ini menjajakan berbagai makanan dan juga barang-barang lain seperti mainan, pakaian dll. Keberadaan pedagang ini sebenarnya di satu sisi menguntungkan bagi warga pati karena dapat memenuhi kebutuhan para pengunjung alun-alun pati. Jadi ketika sedang jalan-jalan ke Alun-alun kemudian merasa lapar maka bisa langsung memilih berbagai makanan yang tersedia di alun alun tersebut mulai dari Nasi gandul, soto kemiri, nasi sop, nasi goreng, ayam goreng, empek-empek Pati dll. Para pedagang yang berjualan disana pun sudah pasti senang karena dapat meraup keuntungan sehingga bisa membantu perekonomian keluarga. Namun disisi lain keberadaan pedagang ini menjadikan Alun-alun Pati menjadi terlihat penuh sesak dan kurang tertata.

Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Pati mengambil inisiatif untuk memindahkan para pedagang yang ada di Alun-alun Pati dan juga pedagang di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman.Para pedagang ini dipindahkan di area belakang GOR Pesantenan Pati yang disulap menjadi pusat Kuliner Pati. Alun alun Pati yang sudah sepi pedagang kemudian dilakukan revitalisasi. Ada berbagai ornamen yang ditambahkan disekitar Alun-alun Pati. Berbagai lampu hias juga ditambahkan sehingga tampak lebih meriah lagi.

2. Gua Pancur

Kawasan wisata Gua Pancur berada di Kaki Pegunungan Kendeng Utara sebelah sisi barat laut. Pemandangan Pegunungan Kendeng Utara memberi sensasi tersendiri di kawasan ini, apalagi bila dikaitkan dengan Gua Pancur yang mempunyai panjang 827 meter dengan stalaktit dan stalakmit masih aktif yang indah dan penuh eksotisme.

Kondisi dalam gua berbentuk landai atau datar, sehingga para wisatawan tidak kerepotan saat menyusuri gua. Disamping ornamen gua yang menarik dan natural, terdapat pula jenis bebatuan yang beragam serta unik yang akan membuat decak kagum para wisatawan yang menikmatinya. 

Di depan mulut gua, tersaji hamparan danau alami yang sumber airnya berasal dari aliran air di dalam Gua Pancur, sehingga danau itu tidak pernah kering sekalipun kemarau panjang, dengan debit aliran air dari dalam gua sekitar 40 liter/detik.

Hal itu tentunya menjadi daya tarik tersendiri dan potensi yang menarik bagi para wisatawan untuk berkunjung ke kawasan Obyek Wisata Gua Pancur.

Pengelola Obyek Wisata Alam Gua Pancur yang terhimpun dalam Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) “Gasong Community“ menyediakan fasilitas cave tubing dan susur gua yang dilengkapi dengan fasilitas keamanan bagi pengunjung berupa helm dan lampu sorot, pelampung dan sepatu boot. 

Peralatan keamanan yang diberikan kepada para wisatawan yang akan melakukan kegiatan susur gua tentunya sudah memenuhi standar ketentuan yang telah ditetapkan, dengan harapan memberikan rasa aman, nyaman dan sensasi yang menyenangkan bagi para wisatawan.

Baca juga !  Jalan Baru Dambaan Warga Desa Pakem

Untuk menikmati keindahan dan eksotisme dalam gua yang dibawahnya terdapat aliran sungai bawah tanah. Selain cave tubing, pengunjung juga dapat menikmati pegunungan kendeng, embung, bumi perkemahan dan selfie area. 

Para wisatawan yang akan susur gua tidak usah takut dan repot memikirkan peralatan yang dibutuhkan, karena dari pengelola telah menyediakan kelengkapan yang dibutuhkan serta akan didampingi oeh para pemandu profesional. 

Guna menelusuri keindahan dalam gua, pihak pengelola membatasi peserta maksimal sekali berangkat 20 orang. Perjalanan menyusuri gua paling cepat ditempuh dalam waktu 1,5 jam pergi-pulang. Tarif yang dikenakan untuk kegiatan penyusuran gua per orang Rp20 ribu.

Menurut para pemandu, keunikan dan sensasi tiada duanya akan dirasakan oleh para wisatawan yang menyusuri gua pada saat akan mendekati titik 827 meter. Yaitu adanya sumber air hangat. 

Perjalanan menyusuri gua terbagi dalam tiga etape. Etape pertama berjarak kurang lebih 200 meter para wisatawan akan disambut dengan ruangan gua yang lebar, sapaan air mengalir jernih setinggi selutut manusia, ornamen gua yang menarik dan tetesan air dari stalaktit maupun stalakmit yang masih aktif.

Berikutnya memasuki etape kedua pada 400 meter, pengunjung akan dimanjakan dengan ornamen gua yang menarik dan eksotik. Pada etape ini dipastikan para pengunjung yang suka akan kegiatan selfie tentunya tidak akan menyia-nyiakan momen dan panorama indah yang dijumpai. 

Menjelang pada radius 700-an meter, para wisatawan yang melakukan penyusuran gua dibuat berdecak kagum dengan pesona alam Gua Pancur. 

Sensasi aroma khas gua dan ornamen alami serta sambutan air hangat akan membuat para wisatawan seakan terbawa pada alam lain dan sungguh menyenangkan. 

Menjelang titik akhir penyusuran gua pada angka kurang lebih 827 meter, para pecinta susur gua bisa berdecak kagum dan nyaris tidak mau meninggalkan suasana yang mungkin belum pernah ditemui di tempat lain.

Di kawasan Gua Pancur juga terdapat Jurang Nganten yang merupakan sebuah tebing di Pegunungan Kendeng yang masih hijau. Menurut penuturan dari para sesepuh, Jurang Nganten konon berawal dari adanya kisah sepasang kekasih yang hendak menikah.

“Pasangan ini saling mencintai dan menjadi pasangan sejati, hingga akhirnya menikah dan hidup bahagia disekitar Jurang Nganten,” tuturnya.

Untuk menuju obyek wisata Gua Pancur, para wisatawan dapat menggunakan kendaraan umum atau pun pribadi dengan jarak tempuh perjalanan kurang lebih 23 kilometer dari Kota Pati. Lokasi obyek wisata Gua Pancur terletak di Desa Jimbaran Kecamatan Kayen Kabupaten Pati Jawa Tengah.

3. Agro Jollong

Wisata Agro Kebun Jollong merupakan salah satu obyek wisata alam didaerah Pati – Jawa Tengah yang dikelola oleh PT. Perkebunan Nusantara IX Kebun Jolllong dengan usaha pokok budidaya perkebunan kopi. Dengan letak geografis didaerah perbukitan Muria tepatnya di bukit yang dikenal dengan nama “Argo Jembangan” sehingga Kebun Jollong memiliki panorama alam yang indah.

Jika Anda mau ke Jolong, jaraknya hanya kira kira 10km dari Kota Pati naik sepeda motor.

Rutenya dari Jalan Tlogowungu arah Gembong sekitar 5 km. Kemudian akan ada plang petunjuk arah ke Agro Wisata Jolong, belok ke arah kiri mengikuti petunjuk. Setelah kurang lebih 5 km akan melewati jalan berliku dan tak lama kemudian sampai ke tujuan.

Kawasan ini menjadi sentra penghasil kopi di kabupaten Pati sekaligus sebagai tempat pengolahan hasil perkebunan kopi. Pabrik pengolahan kopi sendiri memiliki alat-alat pengolahan yang mayoritas sudah berumur, karena keberadaan pabrik ini merupakan peninggalan pemerintahan kolonial Belanda berikut dengan mesin-mesin produksinya.

Hanya dengant biaya masuk Rp 5.000 per orang, Anda sudah bisa menikmati air terjun Grengengan, Taman Bunga, Taman Keluarga dan rumah pohon yang eksentrik. Tersedia juga wahana outbond, flying fox, rumah balon, kolam terapi ikan dan lain-lain. Khusus yang ini ada biaya tambahan Rp 10 ribu per orang.

Baca juga !  Beraksi 30 Kali, Spesialis Maling Sepeda Ditangkap Polisi

Bagi wisatawan yang ingin menikmati Agro Wisata yang sesungguhnya, kita juga bisa memetik buah langsung dari pohonnya. Adapun buah-buahan yang bisa kita petik sendiri meliputi jeruk pamelo, buah naga, kelengkeng belanda dan buah kopi. Harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau sekali.

Di Objek Wisata Kebun Jollong ini juga terdapat sebuah air terjun alami yang memiliki keindahan luar biasa. Air terjun tersebut bernama Air Terjun Grenjengan. Untuk menuju air terjun ini, medan yang harus kita lalui cukup berat. Dibutuhkan kendaraan yang prima untuk sampai ke tempat tujuan. Hal ini bukanlah kendala yang berarti mengingat pemandangan yang akan kita lihat luar biasa indahnya.

4. Waduk Seloromo

Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah adalah salah satu tempat wisata yang berada di Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah adalah tempat wisata yang ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan. Tempat ini sangat indah dan bisa memberikan sensasi yang berbeda dengan aktivitas kita.

Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah merupakan tempat wisata yang harus anda kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Kota Pati juga terkenal akan Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Wisata Waduk Seloromo memiliki banyak digunakan seperti menampung debet air yang digunakan untuk pengairan sawah serta flora di sekitarnya. Selain itu juga di gunakan untuk berkemah. Kemah merupakan bagian atas kegiatan yang acapkali diselenggarakan dalam obyek wisata ini. Selain bumi perkemahan regaloh, gunung rowo beserta sejumlah tempat kemah lainnya, wisata Waduk Seloromo juga dijadikan ajang berkemah murid SD, SMP, SMA sampai mahasiswa.

Cerita dan asal-usul serta sejarah Waduk Seloromo Gembon, dari keinginan Pemerintah Kolonial zaman Belanda yang ingin membangun bendungan air yang berfungsi sebagai pengairan. Kemudian, bangsa Belanda pada waktu itu menduduki Nusantara, bumi Pati membuat waduk tahun sekitar 1930. Banyak yang tidak percaya bahwa Belanda yang membangun waduk dari nol.

Asal-usul nama Seloromo berasal kata “selo” yang artinya batu atau beberapa literasi berkata tempat duduk , “romo” yang berarti orang tua laki-laki ( bapak ). Menurut cerita berasal dari sumber yang telah dihimpun, pada waktu penjajahan zaman Jepang, waduk ini dibuat dengan sistem kerja rodi atau paksa di mana banyak korban gugur berjatuhan

Transportasi

Bagi wisatawan asal kota Pati sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah. Akan tetapi bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan luar negeri, tentu mereka bingung dan takut kesasar. Tapi jangan khawatir bagi wisatawan luar kota Pati saya mempunyai solusinya agar anda semua tidak kesasar.

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah dengan memakai kendaraan pribadi seperti : Mobil atau motor pribadi. Anda bisa meminta panduan arah ke Wisata Waduk Seloromo di Gembong Pati Jawa Tengah di google maps yang terpasang di smartphone anda. Karena memakai kendaraan pribadi akan lebih menyenangkan dari pada memakai kendaraan umum.

5. Puncak Arga Pesona

Jika Anda ingin menikmati pemandangan dari atas ketinggian, maka Puncak Arga Pesona yang paling cocok dikunjungi. Anda akan disajikan hamparan hijau yang menyejukkan mata jika tiba di gardu pandang ini.

Berada di perbatasan Pati dan juga Grobogan Anda tidak akan menyesal mengunjunginya. Beberapa spot foto yang instagramable akan Anda temukan di tempat ini. Udaranya yang sejuk akan membuat para pengunjung betah berlama lama.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *