121 Desa Gelar Pilkades Serentak, Polres Pati Siagakan 1.359 Personel Gabungan

  • Whatsapp

tajukmuria.com, Pati – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak Kabupaten Pati akan berlangsung di 121 desa dengan tiga ratusan lebih calon kepala desa (Cakades), pada Sabtu (21/12/2019) mendatang.

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dalam penyelenggaraan pilkades Polres Pati akan menerjukan seribu tiga ratusan personilnya hingga ke tempat pemungutan suara (TPS).

Bacaan Lainnya

Loading...

Polres Pati akan menerjunkan personilnya, untuk pengamanan penyelenggaraan pemilihan kepala desa (Pilkades) di 121 desa. Rencananya Polres Pati akan menerjunkan 1359 personilnya, untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan selama pelaksanaan pilkades serentak.

Baca juga !  Warga Tunggulsari Pati Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai

“Kami sesuai koordinasi dengan Pemda, untuk personil yang kita siapkan sekitar 1359, ini terdiri dari personil gabungan dari Polres Pati maupun dari polres-polres tetangga. Jadi kita minta bantuan dari polres-polres tetangga dan Polda Jateng tentunya, kemudian dari Brimob dan TNI juga, kita dalam setiap pengamanan selalu melibat Kodim juga,” demikian Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun. saat diwawancara dengan Wartawan Pati, usai pengamanan unjuk rasa di halaman Setda Pati, Kamis (05/12/2019).

Kapolres AKBP Bambang Yudhantara Salamun mengatakan, untuk desa-desa rawan konflik pihaknya telah memetakan dan mengklasifikasian sesuai kriteria dari desa yang aman, dan desa rawan. Dari 121 desa penyelenggara pilkades serentak, dua desa yang diprediksi rawan saat pilkades berlangsung dan sisanya berkriteria aman.

Baca juga !  Petani Padi Semirejo Panen Raya

“Ini perbandingannya pada jumlah personil yang akan kita tempatkan nanti. Kalau di desa yang aman kita tempatkan personil di TPS itu sekitar lima orang, sedang di desa yang rawan kita tempatkan delapan personil di TPS. Namun demikian kita perkuat dengan anggota yang sifatnya patroli,” kata Kapolres Pati.

Patroli sambang ke dua desa yang disinyalir rawan konflik itu, kata Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun akan dilakukan menjelang hingga pascapilkades dengan sasaran pantauan potensi money politik dan botoh yang dapat mempengaruhi pemilih dan memicu terjadinya konflik antar pendukung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *